4 Kuliner Nusantara Yang Ternyata Juga Warisan Penjajahan Belanda

Makanan menjadi suatu hal yang sangat berarti bagi kebanyakan orang. Apapun makanannya pasti akan memiliki pembeli yang akan menikmati produk Anda. Kuliner yang semakin lama semakin banyak macamnya membuat para pebisnis mengincar untuk mengembangkan bisnis kuliner. Pernahkah Anda berfikir tentang asal mula dari makanan yang Anda konsumsi? Mungkin kebanyakan dari Anda tidak tahu bahwa makanan yang ada di Indonesia ini tidak sepenuhnya hasil dari kultur Indonesia. Ternyata ada beberapa makanan yang ada di Indonesia merupakan hasil dari peninggalan zaman penjajahan Belanda. Penjajah terlama ini ternyata meninggalkan begitu banyak kultur salah satunya adalah pada makanan yang kini masih sering dijumpai. Makanan tersebut antara lain :

1. Semur

Jika Anda ingin mengetahui peninggalan dari warisan penjajahan ini, maka dimulai degan makanan yang satu ini, yaitu semur. Istilah semur sendiri berasal dari kata smoor yang memiliki arti rebusan. Di Indonesia, merubah makanan semur ini dengan makanan khas nusantara dengan menambahkan bumbu rempah yang menambah cita rasa masakan. Kebanyakan semur yang dibuat adalah semur daging sapi, sebenarnya bisa juga dengan daging yang liannya.

2. Lapis Legit

Selanjutnya adalah makanan sejenis roti yang manis, dan biasa dikenal dengan spekkoek. Kue ini kemudian diadopsi oleh indonesia sebagai salah satu khas nusantara. Umumnya makanan ini berlapis sesuai dengan namanya. Orang lebih menyebutnya dengan nama lapis legit, karena rasanya memang manis sesuai dengan namanya.

3. Perkedel

Bangsa Belanda membuat makanan ini berasal dari kentang dengan daging, yang selanjutnya disebut sebagai frikadeller. Oleh orang Indonesia diubah menjadi kuliner nusantara dengan nama perkedel. Bahan dasar tetap sama yaitu kentang yang ditumbuh dan digoreng. Ada juga bahan lain seperti tahu, ikan , jagung, dan lainnya.

4. Kue Cubit

Kue unik yang satu ini ternyata juga hasil dari warisan penjajahan Belanda. Berasal dari poffertjes, atau panekuk mini dari Belanda. Di Indonesia kue ini dikenal dengan kue cubit yang sangat cocok untuk cemilan.